Rabu, Juli 28, 2010

Ternyata Aku...

Terkadang aku menemukan diriku begitu berbeda. Seperti bukan aku. Aku menemukan aku yang jahat. Selalu kusalahkan setan atas keburukan-keburukan yang aku buat.

Terkadang aku menemukan diriku seperti dirinya, dirinya yang tidak kusuka. Hmm, rumit memang. Tapi sungguh, tak ingin aku seperti ini.

Selalu. Dan selalu. Melakukan kesalahan yang sama. Berulang kali. Tanpa pernah ada evaluasi.

Bahkan, aku merasa aku tidak akan pernah menemukan aku yang sebenarnya. Penantian dan penjelajahan yang telah dan akan di lakukan tak akan pernah berhasil dan bermakna.

Banyak yang membuktikan. Bahwa rupiah bukanlah kebahagiaan. Rumah besar bukan ketentraman. Tak perlu bukti lebih banyak. Hanya penting, membuka mata dan telinga. Mengetahui keHAKIKIan.

(will be continue...)