Rabu, Agustus 04, 2010

Tentang Puasa

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan ihtisab
maka
akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu”

Hadits Riwayat Bukhari 4/99 ; Muslim 759.

Bulan suci Ramadhan sebentar lagi tiba, seluruh umat Islam kembali disibukkan dengan agenda tahunan berupa shaum dan qiyam Ramadhan. Ghirah atau semangat beribadah kembali bergelora manakala Ramadhan tiba, yang semestinya hal ini terjadi juga pada bulan diluar Ramadhan.

Sebagai bagian dari rukun Islam, kita wajib mengetahui segala hal yang berkaitan dengan ibadah shaum kita. Bukankah syarat diterimanya amal harus memenuhi dua kriteria :

1. Ikhlas berniat karena Alloh, dalam surat Albayyinah:5

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus[1], dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian Itulah agama yang lurus.

[1] Lurus berarti jauh dari syirik (mempersekutukan Allah) dan jauh dari kesesatan.

2. Ittiba’. Mengikuti apa yang dicontohkan Rasulullah SAW.

Diinul Islam agama yang kita anut sudah sangat lengkap dan sempurna. Maka cukuplah Rasulullah sebagai contoh dan petunjuk yang kita ikuti. Dalam masalah Addin kita diharamkan mengadakan sesuatu yang baru. Rasulullah bersabda :

“Artinya : Janganlah kamu sekalian mengada-adakan urusan-urusan yang baru, karena sesungguhnya mengadakan hal yang baru adalah bid’ah, dan setiap bid’ah adalah sesat”. [Hadits Riwayat Abdu Daud, dan At-Tirmidzi ; hadits hasan shahih].

Nah… untuk itu, marilah kita isi otak kita dengan pemahaman dan ilmu yang cukup tentang ibadah yang kita lakukan. Demikian halnya shaum Ramadhan yang sebentar lagi akan kita jumpai, Insya Alloh…

Jatah Umur Berkurang


Hari ini jatah umur berkurang 1 tahun. Padahal banyak yang belum di lakukan. Padahal banyak yang belum tertunaikan. Padahal banyak yang belum di benahi. Dan masih banyak padahal-padahal lain. Padahal hati ini belum bersih.

Masih banyak yang harus di ubah. Di bereskan. Di benahi.

Hati. Pikiran. Kehidupan secara keseluruhan.

Semoga Gusti Allah berbaik hati kepada diri ini. Kepada pribadi yang sering ingkar janji, Kepada mulut yang sering menyakiti.

Gusti Allah lebih terkenal dengan sikap pemaafNYA daripada siksaanNYA.
Semoga...

Semoga Gusti Allah, selalu membimbing hati dan diri ini. Mengikuti petunjuk-petunjukNYA melalui Kanjeng Nabi SAW.

Semoga IBU dan BAPAK ridho dengan segala kelakuan-kelakuan diri yang tak pantas. Semoga di maafkan. Semoga adik-adik yang di cintai karena Allah, memaklumi kekhilafan yang pernah terjadi.

Semoga teman-teman, sahabat-sahabat, guru-guru memaafkan segala perbuatan tak terpuji dan perkataan sengaja dan tidak.

Semoga ya Allah...
Engkau Mahapembolak-balik hati, tetapkanlah hati-hati kami kepada IMAN, ISLAM, IHSAN.

Hamba ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Dan tak mengulang kesalahan lampau. Bantu hamba ya Robbi...

Maafkan, ampunilah, hapuskanlah dosa-dosa dan kesalahan hamba.
Masukkanlah hamba dan orang-orang muslim lainnya ke dalam surgaMU.
Sehingga kami dapat berkumpul dengan RasulMU..

Aamiin yaa Arhamar Rahiimiin...