Kamis, Mei 06, 2010

Me n Friends

Surat untuk Sahabat

Bismillahirrahmaniirahiim…

Assalamu’alaikum…

Sahabatku yang—insya Allah—kucintai karena Allah…

Sepandai-pandainya kau membungkus bangkai, pasti akan tercium juga. Kau tentu tahu itu, atau kalau itu terlalu kasar yang satu ini mungkin, “Sepandai-pandainya Tupai melompat pasti akan jatuh juga.”

Aku hanya ingin berbicara dari hati ke hati sebagai sesama teman. Bukankah aku dulu sering bercerita kepadamu tentangnya, tentang kelakuan buruknya, tentang perkataanya yang menyakitkan, dan tentang hal baik lainnya yang tentunya sedikit sekali kutemui pada dirinya.

Sahabatku—semoga Allah masih melindungiMu, sekarang, hari ini dan mungkin untuk beberapa waktu ke depan kau dekat dengannya, yakinlah kalau kau jujur dan cerita kepadaku apa yang sebenarnya terjadi, aku tidak akan sakit hati padamu atau marah. Justru karena kau tidak bercerita lah membuatku berprasangka buruk padamu. Tidak ada setitik pun rasa cemburu padamu ataupun padanya, hanya ada kekecewaan kepadamu dan beribu pertanyaan mengapa.

Semoga kau mengerti…

Karena aku bukanlah seperti kebanyakan teman perempuan yang kau kenal. Padahal yang kuharap adalah kau yang membimbingku, kau yang telah bergelut enam tahun lamanya menimba ilmu dari ustadz dan ustadzah berkompeten.

Sahabatku, kau paham betul apa artinya “ghadhul bashar”, kau paham sekali dengan yang namanya “menjaga hati” tapi mengapa…???

Sahabatku, aku telah mengungkapkan segalanya kepadamu mengapa aku dulu dekat dengannya, karena fikirku pendek bahwa mengubah seseorang menjadi baik adalah pekerjaan mudah. Dan semakin hari kumengerti, bahwa kebaikan hati, kelembutan, keshalihan, kecerdasan yang bisa menawan hati ini bukanlah semata keindahan fisik, tapi tidak menafikkan bahwa yang “menyejukkan pandangan” juga masuk kriteria J. Kau tahu aku. Aku tahu kau. Tapi mengapa…?? Jujurlah, jangan buat aku semakin lama berprasangka buruk kepadamu.

Kutunggu balasanmu.

Dari yang—insya Allah—menyayangimu karena Allah,



---aku yang di kecewakan olehmu---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar